Kalian pasti sering bertanya-tanya jika membaca beberapa karyapenulis yang menurut kalian cukup menarik, apasih yang sebenarnya ada di kepala penulis tersebut selama ini. Dapet insprasi dari manasih, sampai bisa membuat karya tulis seperti itu.
Pertanyaan-pertanyaan semacam itu tak jarang mengusik pikiran kita. Jawabannya pasti pernah.Karena tak hanya membaca sebuah cerita saja, menonton drama atau film pun kita tak jarang merasakan hal sepertiitu, sampai terkadang sering terbawa kedalam mimipi.Beberapa readers, pernah bertanya,gimana sih cara menulis cerita yang dapat menyentuh hati pembaca ??
Sebenarnya, tak ada cara khusus yang saya patenkan untuk terus digunakan. Hanya sedikit merubah mind set alias pola pikir yang sudah tertanam dalam diri kita saja.Berikut, beberapa cara yang dapat digunakan untuk dasar menulis bagi penulis pemula.
1. Everyone can write a story but not everyone can find a good idea easily.
Semua orang dapat menuliscerita, tapi tak semua orang dapat menemukan ide dengan mudah. Jika itu yang kalian alami, kalian dapat menutupi ide sederhana yang kalian miliki agar tak tampak klise.Yaitu dengan menambahkan sesuatu yang fresh dan jarang penulis lain tahu atau gunakan.
2. Everyone has an idea but not everyone can express it through words.
Semua orang memiliki ide, tapi tak semua orang dapat menjabarkannya dengan kata-kata.Keahlian merangkai kata, tak semata-mata kalian dapatkan secara instan sejak lahir atau bakat terpendam sejak kecil.Itu berasal dari kebiasaan.Benar, kebiasaan bermain kata-kata.Semakin lama kalian berlatih merangkai kata, kemampuan menganalisis kalian akan semakin terasah. Kalian akan mampu mengklasifikasikan jenis kata dan penempatannya dengan benar..
3. A great idea isn’t always be a good story.
Ide yang besar, tak selamanya aja dicerita yang menarik. Kalian harus mampu menetukan dan menyesuaikan apa yang seharusnya kalian tempatkan dalam cerita. Cara yang sering digunakan adalah, jika ide yang ada sudah cukup berat dan rumit, maka gunakan bahasa yang tak terlalu tinggi agar tak membingungkan pembaca.
.Tapi, bagaimana cara kita untuk memolesnya agar tampak berbedalah pointer penting dalam tulisan kita.
4. Logic will take you from A to B. But, imagination will take you anywhere.
Logika akan membawamu dari A ke B. Akan tetapi, imajinasi akan membawa muke manapun. Jangan takut untuk mengeksplor imajinasi kalian, luapkan saja segala yang ada di dalam pikiran.Kalian dapat melakukan apapun yang kalian inginkan dalam dunia khayalan, imajinasi, fantasi, fatamorgana, ilusidansebagainya. Jangan pikirkan, apakah cerita kalian masuk akal atau tidak layak dibaca.Karena, hal terpenting dari menulis cerita Fiksi adalah bagaimana kita dapat menyentuh hati pembaca dengan tema cerita yang kita sajikan.
5. Show them as details, don’t tell them literally.
Apa sih bedanya Show dan Tell ??
Tell adalah suatu kondisi dimana kita memberitahukan penggalan cerita atau melaporkan kejadian yang kita alami seperti menonton TV. Sedangkan Show adalah, menunjukkan kejadian secara detil seperti apa perasaannya tanpa mengurangi inti dari cerita tersebut.Dengan cara mengganti adjective/kata sifat dengan deskripsi lebih dalam.
Detil digunakan untuk memperkuat karakter atau memperkaya setting. Meski tampak spele, namun sebenarnya penggunaan detil ini sangat penting untuk menunjang alur cerita fiksi. Cerita akan terasa lebih nyata dengan bantuan detil. Gunakan indera yang kalian miliki untuk menggambarkan cerita itu agar tampak nyata dimata pembaca, di telinga pembaca, di lidah pembaca, di hidung pembaca dan di kulit pembaca.
Jadi, kita harus pandai-pandai menyeimbangkan antara Aksi, Narasi dan Dialog dalam cerita.
6. Great opening, Suspense ending.
Penulis dapat dikatakan berhasil ketika ia dapat membuat pembaca merasa semakin penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya dan pembaca tak berhenti membalik halaman berikutnya dalam cerita tersebut.Pembukaan atau awal yang menarik, akan membuat pembaca semakin tergugah untuk terus membaca cerita kalian.
7. Let your heart give its impression.
Tulis apa yang hatimu katakan, lalu kau akan bisa mendalami apa yang kau tuliskan. Kau seakan masuk kedalam cerita yang kau ciptakan dalam kepalamu.Kau akan dapat menyentuh hati seseorang dengan hatimu sendiri.Sebenarnya, untuk menjadi penulis yang bisa menikmati setiap proses menulis itu tidak perlu teori yang muluk-muluk, cukup nikmati saja.Mudah, kan ??
8. Take a break
Itulah suatu kondisi dimana kebanyakan penulis menyebutnya, kehabisan ide atau akal.Ketika kita mulai jenuh menulis dan mengalami writer’s block, tinggalkan tulisanmu sementara waktu dan beralihlah kehal lain, seperti membaca buku penulis lain, istirahatkan tubuh dan pikiran, tidur, dan lakukan hal-hal menyenangkan lainnya sehingga kamu akan kembali merasa segar dan siap menulis kembali.
Jadi, tungguapalagi ??Selamatmenulis…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar